Ring Merpati Terkenal

Ring Merpati Terkenal – Jual Pigeon Rings – Pigeon ring atau cincin merpati adalah salah satu alat yang memudahkan kita untuk mengidentifikasi burung merpati kita, mengidentifikasi burung merpati yang akan kita beli dan memberikan kepercayaan lebih kepada konsumen yang akan membeli burung merpati kita sebagai bukti identitas burung merpati. . Bagi para pemelihara merpati, cincin merpati dengan nama sendiri tentunya … Read more

Sebenarnya memakai cincin merpati tidak terlalu sulit, Anda hanya perlu memperhatikan ukuran dan usia kaki merpati. Cincin itu berfungsi sebagai mercusuar bagi merpati kita, menunjukkan keturunan merpati saat merpati itu lahir. Apalagi penangkaran merpati yang sudah menghasilkan ratusan bahkan ribuan burung, tentunya penandaan cincin ini sangat penting bagi kita untuk mengetahui secara pasti identitas merpati kita.

Ring Merpati Terkenal

Ring Merpati Terkenal

Lingkaran merpati dibuat ketika merpati masih berbulu, sekitar usia 4-7 hari, tetapi idealnya sekitar 4-7 hari. Lamanya hari ini tidak mutlak, tetapi sudah menjadi kebiasaan atau norma untuk usia ini, yang harus diperhatikan adalah ukuran kaki merpati, usia ideal untuk memakai cincin menurut pengalaman saya dan teman-teman. Ini adalah sekitar 4-7 hari. Cincin cenderung lepas jika dipakai sebelum 4 hari, sehingga perlu dicek setiap hari, jika dipakai 10 hari, cincin tidak muat di kaki merpati.

Jual Cincin Pomsi / Ring Id / Gelang Merpati Pos

1. Siapkan cincin dan merpati untuk dipasangkan dengan cincin usia yang ditentukan di atas. Kemudian pegang merpati agar posisinya nyaman.

2. Ambil cincin yang sudah disiapkan, lalu tarik kaki burung merpati yang akan ditempelkan cincin, biasanya di sebelah kanan jika berbentuk cincin.

3. Bersihkan kaki merpati dari kotoran dan masukkan 3 jari merpati seperti pada gambar. Jika Anda sulit untuk masuk ke dalam ring, Anda bisa melumasi kaki merpati terlebih dahulu dengan minyak sayur atau lotion.

Baca Juga:   Pengalaman Sembuh Dari Serangan Panik

5. Ini adalah tahap pemasangan ring pada merpati yang paling sulit, lakukan dengan hati-hati. Setelah cincin berada di ujung jari terakhir, ambil bulu merpati atau tongkat dan angkat jari yang menonjol, lihat gambar untuk kenyamanan. Lanjutkan perlahan agar tidak melukai merpati Renkong, yang sedikit diketahui saat ini. Pada zamannya ada legenda tentang merpati yang melompat. Merpati balap ini dikembangbiakkan pada tahun 1998. Pemiliknya adalah Dik-Dik dari Bandung. Renkong terkenal dengan pukulannya yang kuat, sehingga lawan akan selalu kalah dengan Renkong ini.

Pdf) Carrying Capacity To Preserve Biodiversity On Ecotourism In Mount Rinjani National Park, Indonesia

Bagaimana itu terjadi? Dick-Dick tidak menyangka bisa menjadi merpati balap terbaik. Awalnya dia berniat melakukan balap merpati, bukan balap. Karena itu, dia tidak tertarik pada pendidikan. Selama bertahun-tahun, ia menjadi tertarik pada pendidikan. Lebih rajin. Harry kemudian terpana oleh merpati balap Koswari. Merpati Harry Kosvar belum diberi nama. Ibumu punya nama, yaitu Isabella. Kemudian dia ingin membeli bayi Isabella. Tapi pemiliknya tidak mau menjualnya. Dia meminta joki untuk menghubungi Harry Kosvar. Ditawarkan 2 juta. Tidak diberikan. 3 juta. Tidak diberikan. 4 juta. tidak diberikan. Ia kemudian menghubungi Harry Koswar secara langsung. Tapi Harry tidak mau menjualnya.

Kemudian Dick-Dick mendapat kesempatan. Adik Kosvara, Ivan, menyukai merpati. Dick-Dick punya kura-kura dengan cincin lele dan itu bagus. Kemudian dia menawarkan untuk bertukar. Dick-Dick menukar kura-kura bercincin untuk bayi Isabella.

Putra Isabella kemudian menjadi ayah Renkong. Bagaimana dengan ibunya? Bendungannya adalah Ring HR-48 (dari breeder Harry Koswar Bandung). Tapi sebelum Dick-Dick dapat mengambil alih, HR-48 menemukan dirinya di tangan Ace. Dia bertemu Ace, Ace memberitahunya bahwa dia suka kicau burung. Kemudian dia meminta burung HR-48 dan berniat mengambilnya. Ada burung, tapi di kandang babi. Namun Ace tidak membeberkan harganya. Dia kemudian menawarkan burung cerewet itu kepada Hwa Mei untuk ditukar dengan burung itu. As sudah siap. Sepintas, kondisi wanita ini tidak sebagus sebelumnya. Bodi tipis dan mantel rusak. Baby Isabelle kemudian dipasangkan dengan HR-48. HR-48 adalah putra darah naga Kayana. Naga itu adalah salah satu anak Khayana. Wow… merpati terbaik tak lepas dari Haiana.

Baca Juga:   Cara Merpati Giring Keket

Ring Merpati Terkenal

Dalam obrolan Facebook, Janaka Mozart mempertanyakan mengapa sumber di atas mengatakan ibu Renkong adalah HR-48 dan meskipun cincin itu milik Nyo Situbonda, itu adalah Harry Koswara. Ini adalah pertanyaan yang membutuhkan penelitian lebih lanjut. Berikut pendapat Janak Mozart.

Added By @doniring2 Instagram Post Ring Burung Slim Laser Murai #ring #ringburung #ringburungjalak #ringburungmania #ringburungkicau #ringburungmurah #ringburungmurai #ringburungkacer #ringburungcucakrawa #ringburunglovebird #ringburungtekukur

Setelah menjadi pasangan, Isabella dan HR memiliki tiga anak. Tapi dua meninggal, satu hilang. Sekali lagi kawanan ternak, tiga pasang pelompat baru muncul. Salah satunya kemudian disebut rencong. Renkong lahir pada 1 Syawal 1416/1996. Ia tidak menyangka bahwa burung ini akan menjadi burung yang paling kuat. Kakak-kakaknya, satu meninggal, satu dibeli oleh Eng Lai Bandung.

Setelah dewasa, burung yang kemudian diberi nama renkong itu dibeli oleh Nasir dari Bandung. Ketangguhan renkong ini (namun tidak disebut renkong) terlihat dari kemampuannya menembak. Nasir tidak mampu melatihnya, sehingga dijual kepada Danny, pemain merpati balap asal Bandung. Denis menyebutnya bunga desa. Setelah dibesarkan dan dilatih, Danny tidak tahan lagi karena pukulannya sangat keras hingga hampir mengenai kepalanya. Bunga desa ini kemudian dijual kepada Yakusa, Yaya dan Yoko dari Pagarsih Bandung. Setelah dibina dan dilatih oleh ketiganya, Bunga Desa berhasil meraih peringkat tinggi di berbagai kejuaraan daerah. Bunga Desa pernah meraih penghargaan TV 20 inci pada kejuaraan di Lapangan Polda.

Setelah meraih berbagai kemenangan, Bunga Desa disegani banyak orang. Salah satunya adalah seorang Harianta bernama Coco. Coco mencoba membeli Bunga Desa, tetapi tidak berhasil. Ia meminta kepada sesama pemelihara merpati balap untuk membeli tiga anak (Joyok, Yaya dan Yakus) ini mulai dari Y. Alhasil, Bunga Desa dibeli seharga 5 juta.

Baca Juga:   Penyebab Kipas Ac Mobil Mati

Setelah mendapatkan bunga desa, coca atau harianta, bersaing ketat terutama di kawasan Balai End Bandung. Dalam beberapa lomba, Bunga Desa berhasil menjadi juara. Seorang joki bernama Candarlantos mengubah nama Bunga Desa menjadi Renkong.

Ring Merpati Archives

Pada kompetisi tingkat nasional, rencong mencapai babak semifinal. Renkong berhasil finis dengan joki Japara hampir bersamaan dengan Johan’s Lens. Lenz dan Renkong memiliki gaya menembak atau gaya finishing yang sama. Menurut juri, “Objective” menang sangat sedikit. Menurut Kandar, pemenangnya adalah Rencong. Kedua penunggang itu terbang lagi dengan burung mereka. Rencong menang. Tapi Autumn tidak mau. Rencong kemudian finis ke-4.

Nama Rencong muncul pada tahun 1998. Ia melejit karena sering mendapat juara pertama di kejuaraan tingkat nasional. Dengan demikian, pada tahun 1998, Renkong dinobatkan sebagai merpati balap terkuat tahun itu. Burung ini cukup luar biasa karena dapat memenangkan turnamen 3 hari berturut-turut dalam kompetisi.

Sayangnya, Renkong meninggal tak lama kemudian pada 22 Februari 1999. Kematiannya disertai dengan kesedihan dan diumumkan di surat kabar. Haidar si merpati balap menemukan berita di surat kabar. Rencong adalah salah satu dari tiga legenda balap merpati terhebat. Ketiga legenda tersebut adalah Khayana, Renkong dan terakhir Leonard.

Ring Merpati Terkenal